aku dan bunda

ndin

bunda,,,
yang saat itu panik,,,
ndin hanya diam menatapnya,,,
entah ada apa dengan ndin saat itu,,,
sampai skarang pun ndin merasa bersalah hanya bisa diam menatap bunda yang saat itu sedang gelisah
berkali-kali bunda membaca istighfar
“astaghfirullah…”
“Ya Allah,,,Allahu Akbar!!!”
berkali-kali pula bunda mendengungkan takbir
dan berulang kali pula ndin hanya diam…

“Dik Andin! astaghfirullah!” bunda memanggilku berulang kali….
dan ndin pun tetap diam,,,

“dik Andin kenapa, mbak?”tanya bunda ke mbakku
“ga tahu, bu! tadi mbak dateng ke kamar, trus ngeliat dik andin duduk bengong disini. waktu mbak ajak bicara, dik andin ga nyahut2. malah kejang2 gini, mbak kira dik becanda, tapi ko terus2an bu” jawab mbakku
“Ya Allah, Gusti nu Agung. Badan dik panas banget! astaghfirullah”

maaf bunda, ndin saat itu ga bisa bergerak sedikitpun,,,
ingin rasanya ndin berucap satu kata aja,,tapi ga bisa,,
Ya ALLAH, ndin ga tega melihat bunda menahan tangis,,,

bunda,,,
yang saat itu datang menghampiri ndin di kamar,,,
“jangan menyendiri gitu dong, dik!” bunda menasihati ndin
“Nyuwun duko nggih bu! peringkat dik turun di kelas” ndin mulai menangis menyesal
bunda mengelus-elus punggungku.
“Jadikan ini pelajaran, dik! Dik kan tahu, dik diberi kesempatan untuk sekelas dengan anak-anak yang berprestasi. Klo dik di SMP males-malesan terus, gimana nanti di SMAnya?Ini kan demi kebaikan dik sendiri, ya ndo’ ya?! cup ah!” bunda menasihati ndin,,,

bunda,,,
yang saat itu hendak menjemur pakaian,,,
JLEBUG!
ndin berlari keluar menemui bunda,,,
“Ya Allah, bu! ibu gak papa?! ko bisa jatuh tho, bu?! sakit bu?!” ndin tanya ke bunda yang saat itu hanya duduk diam di lantai, menahan kesakitan.
“Bapak….!!!”ndin teriak memanggil bapak…
bapak datang dan kemudian mengurut kaki bunda…
entah kenapa, saat itu tiba-tiba mata ndin basah,,,
Bunda,,,
Bunda,,,
love you so much!!!

Ya ALLAH,,,

jagalah bundaku ini,,,
dikala penjagaanku tak sampai padanya,,,

sayangilah ia,,,
dikala sayangku tak mampu merengkuhnya dalam dekapan nyata

muliakan ia,,,
dikala penghargaanku tak terangkum dalam kata dan sikap yang sahaja

karena ENGKAU memiliki segala yang tak ku punya
karena ku ingin beliau bahagia
dan karena hamba mengharap bertemu dengannya di surga…

karena dia bunda,,,
dan she is so loveable buat hamba….
Selamat hari Ibu, Bunda,,,
diajeng ndin sayang banget ama bunda,,,
πŸ™‚