apa itu yang dinamakan orang terpelajar?!

orang terpelajar,,,
dalam hal ini, ndun memfokuskan arti ‘orang terpelajar’ sebagai mahasiswa…

mahasiswa,,,
pastinja [baca: pastinya] bisa dikategorikan sebagai orang terpelajar, bukan?!
karena untuk mencapai status mahasiswa, diperlukan usaha2 pembelajaran yang sangat kompleks,,
dan karenanya dibubuhkan tambahan ‘maha’ dalam kata siswa
yang menggambarkan bahwa mahasiswa seharusnya lebih dewasa dan lebih terpelajar dari yang hanya berstatus siswa saja,,,

itu idealnya!
mahasiswa sebagai orang terpelajar…!

terpelajar bukan berarti dilihat dari level akademiknya saja,,,
tapi dari sikapnya,,,
sikap yang terpelajar!
sikap yang dewasa!
sikap yang sesuai dengan norma etika
sikap yang bisa dipertanggungjawabkan secara ilmiah!
bukan hanya pelampiasan nafsu belaka!

tapi nyatanya?!
mahasiswa = orang terpelajar?!

———————–

tengok kasus demo kenaikan BBM saat ini,,,! -24 Juni 2008-
mahasiswa = orang terpelajar?!
NOPE!!!

mari memandang dari sudut ‘sikap yang terpelajar…’

merusak fasilitas umum = sikap terpelajar?!
NOPE!

membakar kendaraan berplat merah = sikap terpelajar?!
NOPE!
apa hubungannya kendaraan berplat merah dengan kenaikan BBM?!
Ga Masuk Akal!
yang patut dipertanyakan pada mahasiswa pelaku hal anarkis itu adalah:kamu itu mahasiswa atau bukan?!
klo kamu mahasiswa, kamu itu berpikir logis atau cuma keburu nafsu aja?!
umur 20 tahun-an tapi ko berpikirnya ga masuk akal!
kayak masi umur 5 tahun-an…
lucu kan?!

apa itu yang dinamakan orang terpelajar?!

orang terpelajar apakah sama dengan preman anarkis?!
lha wong status ‘ orang terpelajar’ itu status yang hebat banget lho,,,
status tinggi ituu,,,! ‘high class’!
lha tapi klo dilihat dari kasus di atas?!
untuk mahasiswa2 pelaku tindakan brutal itu?!
ya yang bisa disimpulkan untuk mereka adalah….
mahasiswa = preman anarkis
dan preman anarkis ntu pastinja tidak akan membela rakyat,,,
tapi malah jadi benalu bagi rakyat!!!
mau?!

tujuan utamanya : mbelani rakyat tho?!
yoo wis,,,
sing apik sikap’e,,,,
bersikap kayak semestinya orang terpelajar lhaa,,,
yang damai,,anteng,,
rundingan secara baik-baik,,,
sikap gitu kan jelas,,,
ga ngelanggar norma etika,,,
ga brutal,,,
jangan berpikir dengan hawa nafsu,,,
berpikir dengan ilmiah,,,
berpikir objektif!
berpikir dengan menggunakan sudut pandang yang berbeda,,,
klo berpikirnya dengan sudut pandang pengguna BBM aja,,,okeiyh! memang sangat merugikan jika terjadi kenaikan BBM!
tapi coba berpikir dari sudut pandang orang-orang yang mengerti proses terbentuknya BBM,,,
mulai dari proses komplitnya itu sendiri,,,
mulai dari bahan bakunya itu sendiri,,,
itu wajar terjadi kenaikan harga,,,!!!

cuba tilik lebih dalam apa solusinya,,,
apa solusinya cuma demo-demo aja?!
apa solusinya cuma kekerasan aja?!
mahasiswa yang katanya orang terpelajar cuma bisa ngomong angin aja?!
ga beri solusi?!
lucu kan?!
uda gitu merasa bangga akan kebrutalan diri sendiri?!
lucu ya?!

mulai sekarang kenapa tidak berusaha menggunakan energi alternatif yang lain?!
yang lebih murah ketimbang BBM?!
kenapa masih memanjakan diri dengan BBM?!
alasannya : repot?!
klo ga mau repot, y uda!
terima saja kenaikan harga BBM itu,,,
ga usa ribut2an sgala!
ada solusi knapa ga mau dicoba?!

ato sebagai orang terpelajar,,,
kenapa tidak memberikan solusi berupa inovasi teknologi?!
atau ide-ide kreatif yang solutif yang bisa menjawab persoalan,,,
jangan hanya bisa mengeluh saja, beri alasan ilmiah!
beri solusi yang inovatif!
katanya kan mahasiswa…;)

———————–

apa itu yang dinamakan orang terpelajar?!
cuba tengok kasus lain,,,

kasus STIP-STPDN…
orang terpelajar apakah harus di’train’ dengan tindakan kekerasan anarkis?!
alasannya agar para taruna bermental baja?!
biar bermental baja banyak cara, bung!
tindakan kekerasan anarkis seperti itu bukan tindakan mendidik,,,
tindakan pembalasan dendam dan pelampiasan nafsu aja!

ko orang terpelajar tidak bisa membedakan mana tindakan yang mendidik mana tindakan yang brutal?!
lucu ya?!
ckckck,,,

———————–
apa itu yang dinamakan orang terpelajar?!
orang terpelajar akan dengan tegas menyatakan :STOP KEKERASAN
bukan malah menghalalkan kekerasan!!!